Kevin Anggara: Yuk, Buat Mereka Bangga dan Bahagia

Yuk, Buat Mereka Bangga dan Bahagia


Orang tua adalah sosok yang berpengaruh dalam kehidupan gue dari dulu sampai sekarang. Mereka adalah penjaga terbaik yang diberikan Tuhan kepada gue. Tanpa mereka, gue nggak bakalan ada. Tanpa mereka, gue nggak bakal bisa kayak sekarang ini. Dan salah satu cita-cita gue yaitu: membanggakan sekaligus membahagiakan orang tua gue. Setiap orang pasti punya cita-cita yang sama dengan gue, kan? 

Udah menjadi kewajiban bagi kita semua untuk mencintai dan menyayangi orang tua kita sendiri. Coba deh flashback dikit saat kita masih kecil dulu. Orang tua merawat dan membesarkan kita. Mereka selalu sabar, nggak pernah ngeluh. Tapi apa yang kita lakukan sekarang? Sedikit-sedikit ngeluh. Mungkin sekarang saatnya kita berkorban untuk orang tua. Iya, kalian pernah bayangin berapa banyak dan besarnya pengorbanan orang tua untuk kita? 

Gue terinspirasi dari salah satu THREAD di Kaskus. Tentang hal yang masih bisa kita lakukan selagi orang tua kita masih ada. Tentang keinginan setiap anak untuk membuat orang tua-nya bahagia. Apa aja tuh? 

1. Orang tua jelas ingin melihat anaknya lulus. Mereka membiayai kita untuk mendapatkan pendidikan, dan semuanya pasti terbayar tuntas jika mereka melihat kita lulus, bukan?  

2. Memberikan gaji pertama. Iya, gue dapet gaji pertama dan memberikan semuanya ke orang tua saat buku gue terbit. Memang, nggak seberapa. Memang, ujung-ujungnya mereka nolak. Tapi dengan ini, se-nggaknya gue bisa sedikit membahagiakan dan membuat mereka bangga. 

3. Membelikan alat penopang kehidupan. Seiring berjalannya waktu, orang tua kita pasti akan semakin tua. Ada yang perlu alat bantu pendengaran, ada yang perlu alat bantu penglihatan, dan ada juga yang perlu tongkat atau kursi roda untuk membantu mereka menjalankan aktivitasnya. 

4. Memberangkatkan ibadah haji, bagi umat muslim. Setiap umat muslim pasti punya keinginan untuk memberangkatkan orang tua mereka ibadah haji. Jelas, perasaan bahagianya nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata. 

5. Memberikan hadiah di hari kelahirannya. Walaupun hanya bermodalkan lilin dan kue ulang tahun yang sederhana, orang tua pasti sangat bahagia jika kita memberikan sesuatu di hari kelahirannya. Setiap tahun, gue selalu menyempatkan diri untuk memberikan hadiah, yah walaupun nggak seberapa, yang penting ada niat yang tulus untuk membahagiakan mereka. 

6. Membangun rumah untuk mereka. Orang tua perlu tempat yang tenang dan damai untuk menghabiskan sisa hidupnya di dunia dengan penuh ketenangan. Membangun rumah yang jauh dari polusi kota pasti membuat mereka bahagia. 

7. Memberikan mereka cucu. Yoi. Mereka pasti bahagia melihat anaknya tumbuh dewasa dan menikah. Melihat mereka menggendong anak kita. Dulu, kita juga diperlakukan dengan penuh kasih sayang seperti itu. 

8. Menemani ketika maut menjemput mereka. Akan tiba saatnya ketika kita berada di sampingnya, sambil berdoa. Tegar melihat jasad orang yang paling dicintai dan mencintai kita lebih dari siapapun terbujur kaku. Are you ready?

9. Mendoakan dan melanjutkan cita-cita mereka. Nantinya, walaupun mereka udah nggak ada, kita harus selalu mendoakan mereka. Kita harus melanjutkan cita-cita mereka. Semuanya memang tinggal kenangan, tapi kenangan mereka di hati kita, selalu ada.

Mana yang udah kita lakukan? Mari, kita hormati dan doakan orang tua kita. Baik yang masih ada, ataupun telah tiada. Jika gunung tertinggi di dunia itu kau jadikan emas dan kau berikan seluruh emas itu pada orang tuamu, itu tidak akan cukup untuk membalas semua jasa yang beliau berikan padamu

Sedikit renungan dari gue untuk kita semua:

Ketika kita masih kecil, orang tua selalu memaklumi kesalahan kita. Sedangkan ketika kita besar, kita membalasnya dengan makian jika orang tua melakukan kesalahan? Ketika kita masih kecil, kita sering rewel dan menangis karena belum bisa berbicara. Sedangkan ketika kita besar, orang tua hanya minta kita untuk menjaganya, tapi kita selalu menolaknya? Ketika kita masih kecil, orang tua selalu menunjukkan kepada dunia dengan berkata "Ini anakku!" Sedangkan ketika kita besar, kita malah malu dan malas membanggakan orang tua kita yang dulu selalu membanggakan kita?

Ketika kita masih kecil, dimanapun, orang tua selalu memikirkan kita. Sedangkan ketika kita besar, kita bahkan nggak ingat untuk memikirkan orang tua kita? Ketika kita masih kecil, orang tua selalu mencium kita setiap pagi. Sedangkan ketika kita besar, kita bahkan nggak pernah mencium orang tua kita setiap pagi? Ketika kita masih kecil, orang tua selalu mendoakan yang terbaik untuk kita. Sedangkan ketika kita besar, kita bahkan nggak pernah mendoakan orang tua kita? 

Sudahkah kita menghormati orang tua kita? Sudahkan kita mematuhi setiap perkataan orang tua kita? Sudahkah kita bilang "Aku sayang kalian" setiap harinya? Sudahkah kita mencium orang tua kita setiap harinya? Sudahkah kita berdoa untuk orang tua kita setiap harinya? Sudahkah kita meluangkan sedikit waktu kita untuk memikirkan kedua orang tua kita? Menghabiskan waktu, bercanda, bermain, dan ngobrol dengan mereka?

Sudahkah kita membahagiakan orang tua kita? Sudahkah kita memperlakukan mereka seperti mereka memperlakukan kita dari dulu sampai sekarang? Sudahkah kita berterimakasih atas semua kebaikan dan jasa-jasa mereka? Sudahkah?


Pernahkah kita membentak dan melawan orang tua kita? Pernahkah kita memilih kepentingan pribadi kita sendiri daripada kepentingan kedua orang tua kita? Pernahkah kita membuat mereka marah? Pernahkah kita membuat mereka menangis? Pernahkah kita menganggap mereka jahat karena nggak bisa memenuhi kebutuhan kita? Pernahkah kita menyesal memiliki orang tua seperti mereka? Pernahkah?

Minta maaflah, selagi orang tua kita masih ada. 

***

Jujur, gue sendiri masih sering melupakan kedua orang tua gue. Kadang kalo pergi, nggak pamitan dulu. Gue masih sering membentak dan melawan mereka. Gue juga masih jarang punya waktu dengan mereka. Ke depannya, gue pengin membahagiakan mereka. Sesederhana keinginan orang tua itu hanyalah melihat anaknya bahagia. Gue sadar, jasa-jasa dan kebaikan mereka nggak mungkin bisa gue balas, untuk itu gue selalu berusaha sebaik mungkin untuk membuat mereka bahagia. 

Segera berterimakasihlah kepada orang tua untuk semua yang telah mereka berikan. Segera meminta maaf-lah kepada orang tua jika kita pernah berbuat kesalahan. In the end of the post, mohon maaf kalo ada kata-kata yang kurang berkenan. Gue nggak bermaksud sok bijak, gue cuman mau kita semua mikir, merenung, dan bersyukur karena masih punya orang tua yang menyayangi kita. Yuk, buat mereka bangga dan bahagia. 



65 komen absurd

Gue selalu nangis lho setiap bahas tentang apa yg telah ortu kita berikan :') dan gue sekarang selalu berusaha gimana caranya dan walaupun sekecil apapun hal itu gue mencoba membahagiakan mereka selagi mereka masih ada di dekat kita :)) thanks Kevin!! :D

Reply

Iyak, vin. Gue juga masih sering ngebentak dan ngelawan orang tua, tapi, setelah baca postingan ini, rasa sadar mulai ada di diri gue. Thankyou :)

Reply

Satu hal yg kadang sulit di berikan ke orang tua: ngungkapin perasaan dan bilang sayang ke ortu.

Padahal sederhana, tapi kadang kaum2 remaja seperti kita lupa ngungkapinnya. Dan justru malah sibuk nungguin kapan bisa ngungkapin perasaan ke (calon) gebetannya.

Btw, di point yg nomor 2, salut deh sama Lo. Kita seumuran, tapi Lo udah bisa ngasih gaji lo ke ortu :)) inspiring nih :)

Reply

Aku gemetar waktu baca point "8. Menemani ketika maut menjemput mereka."
2 tahun yang lalu, mamaku 'dipanggil' dan menghembuskan napas terakhir di pangkuan aku dan bapak. Mau tahu rasanya, Vin? Lebih gemetar daripada pas baca point nomor 8 ini.

Reply

Hmm. Makanya bermanjalah dengan orangtuamu selagi masih bisa.
Gue udah kebayang aja yang nomer dua itu. Gimana reaksi mereka padahal belum ada uang yang dikasih. Gue harus ngasih!

Reply

Masih ngebentak ortu dan kalo liat semua fasilitas yg udh diberikan kpd ortu ke kita, jadi serasa ga adil kalo "masih jadi anak" aja masih ngebentak ortu😭😭😭 thanks buat bahan renungannya! Keep shining, Kevin👍

Reply

Hmm.. Yak, selagi masih bisa, buat kedua orangtua kita bangga dengan prestasi ataupun hal lainnya. Jangan membuat masalah yg malah akan membuat orangtua kita kecewa. Selagi masih bisa bikin bangga dan bahagia, kenapa harus membuat mereka kecewa? :))

Reply

Yoi, selagi mereka masih ada. :D

Reply

Nah, gitu dong :))

Reply

Memang sulit banget, tapi lebih sulit kalo mereka nanti udah nggak ada. Makanya, selagi mereka ada, nggak usah malu-malu. Yoi, semoga bermanfaat hehe.

Reply

Ah, sorry to hear that, do. Yang sabar dan kuat, ya. Buat bapak bahagia dan bangga. Yeah!

Reply

Mari sama-sama berjuang. Membuat mereka bahagia dan bangga! :D

Reply

Yeah, pengorbanan mereka nggak terhitung besarnya. Kita harusnya menghormati mereka. Hehe.

Reply

Ngena bangey yang bagian orang tua kalo dulu itu suka bilang, "Ini anakku.." malah pas anaknya besar nggak pernah tuh pamer ke temen-temen, "Ini mamaku.."

Reply

Harusnya kita bangga :))

Reply

Aku jadi ingat suka nyalahin ortu. Trus minta maafnya nunggu idul fitri soalnya kalo ga gitu malu, dan sebelum cium tangan dan belum sempet berkata apa-apa pasti udah nangis dulu, ujung-ujungnya ga bisa ngomong apa-apa.

Reply

Nggak harus nunggu tiap idul fitri buat minta maaf kok. Minta maaflah setiap kita berbuat kesalahan, membuat mereka marah, membuat mereka menangis dan poin2 yg gue sebut di atas. Nanti kalo mereka (amit2) udah nggak ada, rasa malu yang dulu muncul tiap mau minta maaf berubah jadi menyesal. Hehe.

Reply

postingan yang ini lebih ngena vin! sukses bikin nangis dan buat gue makin nyadar, kalo segala kehidupan kita selain tergantung sama Sang Pencipta kita, tentunya Orang Tua kita juga turut ambil peran besar di dalamnya. :'D

Reply

Jangankan untuk balas budi kepada orang lain, kepada orang tua sendiri saja di antara kita masih ada yang mikir-mikir dulu. Bahkan, ada yang nggak kepikiran dan punya niat sama sekali. Padahal jasa mereka (orang tua) besarnya nggak kira-kira. Perlu kita renungkan, introspeksi diri, dan lakukan perubahan. Just remember: without our parents, we're nothing.

Postingan ini patut diacungi jempol. Semoga banyak yang sadar dan berubah menjadi lebih baik setelah membaca postingan ini. Kembangkan, Vin!

Reply

kadang suka gak pede kalau ngajak mama jalan-jalan. malu gitu.
postingan lo mencerahkan vin. keren

Reply

keren :)) ayo buat mereka bangga...

Reply

Ini salah satu tulisan lo yang normal, vin. Cool! ;)))

Reply

Gue juga nggak ngerti sama orang yang kadang nggak ngakuin/malu sama orangtua nya sendiri. Kadang gue juga prihatin sama orang yang begitu. :')

Reply

Nah! (y)
Gue pernah kasih hadiah kecil-kecilan lah buat mereka dari hasil kerja dan juga gaji pertama. Ada rasa bangga tersendiri :'D

Reply

Yoi, karena orang tua adalah penjaga terbaik yang diberikan Tuhan kepada kita. Tanpa mereka, kita bukan apa-apa. :')

Reply

Bener, bro. Harusnya sih kita bersyukur masih punya orang tua yang sayang sama kita. Hehe. Thank you :D

Reply

Lah, gue malah suka ngajak nyokap jalan-jalan. :)) Kita harusnya bangga dan menunjukkan ke dunia, kalo perlu teriak "Ini nyokap gue, wanita tercantik dalam hidup gue!!" :D

Reply

Makasih, yam. Hehe, yuk!

Reply

Yoi, lagi bener nih gue :D

Reply

Prihatin banget malah. Orang tua yang membesarkan mereka dari kecil dan merawatnya sampe besar masa nggak diakuin.

Reply

Nah, good! Buat mereka bangga juga bahagia. Hehe :D

Reply

Vin, gue langsung meluk Ibu gue yang baru selesai sholat Isya :')

Reply

wah bener juga vin, dari kedelapan itu masih banyak yang belum gue wujuudkan. gue sih simpel kalo mau ngehargain bangetorang tua kalo gue lagi sewot sama mereka, gue bayangin ajah mereka nggak ada. dan itu sakit banget... ngebuat kita jadi pengen nyium tangan dan memeluknya. :)

Reply

Baca ini bikin kangen rumah, kangen bokap nyokap.. Aaakkkkkk vin.... Щ(º̩̩́Дº̩̩̀Щ)""

Reply

Hehe, bagus juga caranya. Hormati, dan buat mereka bangga, yak! :D

Reply

Nanti pas pulang, peluk mereka cup! :D

Reply

Semua yang nyangkut orang tua, gue pasti ngerasa terpukul. Karena belom bisa ngasih yang terbaik. Tapi sekarang alhamdulillah udah mulai bisa bantu meringankan walau bertahap.
Postingannya agak sedikit nampar gue juga sih biar gue inget akan tujuan gue ngebuat mereka bangga :)

Reply

Postingan ini tujuannya biar remaja2 (yang suka ngelupain orangtua-nya) sadar dan bersyukur, selagi orangtua-nya masih ada. Semoga bermanfaat bagi yang baca hoho.

Reply

gue masih sering bandel sama ortu, tapi sejak ada masalah ma ortu gue beberapa tahun yang lalu gue jadi nurut. gak mau ngecewain mereka lagi, terutama ibu :')

dan untuk nomer 8, ayah gue pernah pesen biar gue nggak nangis pas ditinggal beliau..

Reply

Yeah, kita harus buat mereka bangga dan bahagia. :')

Reply

hayah gue nangis baca postingan ini :")

kayak ditampar kenceng-kenceng, baru ngeliat ke belakang lagi dan langsung ngerasa kurang ajar banget selama ini :")

Makasih renungannya yaaa :"D

Reply

aaaa terharu banget baca postingannya :"" mau bisa ngebahagiain mamaku dengan hasil kerjaku yg baru ini, karena ayah udah ngga ada jadi cuma bisa doain aja :")

bagi yang mau cari rumah minimalis yang depannya danau bisa cek di sini nih www.citralakesawangan.com/?p=1405

Reply

Aaa siang-siang blogwalking ke tempat lo jadi jleb jleb :''(

Reply

Hehe, makasih juga udah blogwalking ke sini :D

Reply

Ayo, buat Ibunya bangga dan bahagia. Dimulai dari hal2 kecil dulu heheh. :D

Reply

Hehe, beda banget ya tulisannya sama orangnya. Lebih keren tulisannya :')

Reply

Baca point nomer 8 itu mengingatkanku pada 12 tahun yang lalu.. ketika Ayahku dipanggil sang Ilahi, ketika itu aku masih kelas TK B, waktu itu rasanya masih biasa aja tapi waktu udah gede suka kangen sama masa-masa waktu kecil.. rasanya pengen ktemu lagi, pengen dipangku lagi sama Ayah :"( Pengen bisa memutar waktu, andaikan aku bisa.. Tapi, sekarang aku bisa berdiri tegar karena masih ada Ibu yang harus aku bahagiakan dan membuatnya bangga !!! :))

Reply

Yeah, semangat, ya! :D

Reply

sedih.. baca postingan lo vin. Jadi keinget ayah yg udh gk ada, dan gue blm bisa kasih apa apa :'(
intinya sayangi ortu kalian selagi masih ada. Karena setelah kematian memisahkan, nggak ada apapun yg bisa kalian berikan selain DOA.
I miss u dad :'(

Reply

iya juga ya..makasih banget udah ngingetin, :)

Reply

Nah, baca nih yang lain..

:')

Reply

wanjrit gua jadi pengen mewek kalo bahas orang tua, inget gajian pertama diajak event gua kasih separo buat ortu.
beruntung ortu gua masih lengkap, udah gitu ortu kandung semua lagi. :')

Reply

Hehe, selagi mereka masih ada, buat mereka bangga dan bahagia :D

Reply

Lihat gambar yang terakhir, jadi ingat cerita Adzan Maghrib yang di RCTI, cuma kalau yang di adzan maghrib RCTI, ayng sudah meninggal ibu-nya...

Reply

Terharu, pake banget.
Dari kecil cuma bisa merasakan kasih sayang seorang Ibu, tidak untuk kasih sayang seorang Ayah :')

Reply

Wah, gue nggak tau ceritanya :|

Reply

Tetep kuat, buat Ibu bangga, ya!

Reply

Itu pasti! Walau masih suka ngecewain Ibu :')

Reply

sayangi orang tua karena ridho orang tua adalah ridho Allah

Reply

Gue bangga sama lu vin (y)

Reply

Jadi kangen orang tua di rumah, kalo gue pulang ke rumah pasti di sambut bgt, brhubung gue kuliah merantau dn akhr2 ini bnyk tgs jd blom bisa stiap minggu pulang :') jgn smpe dah nyia2in pngorbanan mereka

Reply

Poskan Komentar

Terima kasih sudah membaca. Jangan lupa tinggalkan komentar yang sopan. Nggak perlu promosi link blog, kalo sering-sering mampir, pasti dapet feedback kok. Tanpa para pembaca, blog ini bukan apa-apa. Hehe. Salam, Kevin Anggara (@kevinchoc).