Kevin Anggara: Menanggapi Haters

Menanggapi Haters - Kevin Anggara

Menanggapi Haters

Sebenarnya, gue mau menutup tahun 2013 ini dengan postingan terakhir yang bakalan gue publish besok. Tapi sepertinya gue bakalan nambah postingan untuk arsip di bulan Desember. Sampai postingan ini di-publish, udah ada 6 postingan yang gue tulis dalam satu bulan. Ya, di bulan terakhir penghujung tahun ini. Lumayan produktif. Mengingat gue biasanya hanya akan publish postingan setiap hari Sabtu. Biar terjadwal aja, sih. 



Agar kelihatan cerdas, gue awali postingan ini dengan pertanyaan: Siapakah orang yang paling peduli dengan diri kalian selain orang tua, teman-teman, operator yang tiap hari ngabarin lewat SMS, admin LINE Event, atau bahkan fans? Iya, haters. Haters itu apa? Haters itu adalah makhluk hidup ciptaan Tuhan yang paling terakhir. Sejenis manusia. Tugasnya adalah selalu mencari kesalahan orang lain, sirik akan orang yang lebih hebat, dan selalu peduli dengan apa yang kita perbuat. Baik atau buruk, di matanya kita selalu salah.

Tiap hari, ada aja haters yang bikin gue kesel. Bawaannya pengin nanggepin. 

Tapi gue tau, kalo gue tanggepin, gue sendiri malah "kalah" dan terbawa masuk dalam jebakannya. Haters senang melihat hal yang dilakukannya ditanggepin. Dan demi membuat orang lain senang, gue coba mewujudkan impiannya itu sekali-kali. Haters senang, gue juga senang karena udah membuat orang lain senang. Semua senang, MU juga kemarin menang. 

Gue percaya dengan pepatah yang berbunyi: makin tinggi pohonnya, makin banyak angin. Dingin... ehm, maksud gue itu: makin sukses hidup seseorang, makin banyaklah hatersnya. Kalo gue diberi satu kesempatan untuk menanggapi haters, gue bakalan memilih untuk memaafkannya. Mengajak dia ke tempat sepi, lalu menghabiskannya di sana. 

Sampai sini, bisa disimpulkan, bahwa haters nggak lebih sukses dan baik daripada kita. Haters membenci kita karena: 1) Kita bisa melakukan suatu hal yang haters nggak bisa. 2) Kita berhasil mencapai apa yang haters nggak bisa capai. 3) Karena emang udah tugasnya diciptakan terakhir di dunia. Haters adalah fans nomor satu kita. Sayangilah dia, maafkanlah dia, ajaklah dia ke tempat sepi, lalu habiskanlah dia di sana. 


Nggak, itu becanda. Lain kali, kalo punya haters, cuekin aja. :))

***

Berbahagialah orang yang punya haters. Tiap hari, ada yang merhatiin dan peduli sama kita. Bersyukurlah diberikan makhluk ciptaan Tuhan yang terakhir. Karena itu membuktikan, hidup kita lebih sukses daripada hidupnya. Dan tertawalah, karena tertawa adalah cara yang elegan untuk menghadapinya. Sekian, mungkin postingan gue kali ini nggak usah terlalu panjang-panjang banget. Selamat menikmati liburan, teman-teman~


Whatever you do, good or bad, people will always have something negative to say. — W.H. Auden.

Kevin Anggara. Seorang blogger yang merangkap sebagai pelajar tanpa tanda jasa. Sedang sibuk kuliah dengan tujuan lulus secepatnya. Banyak dikenal karena video "Alasan Izin ke WC" dan "Dora the Ngeselin" di Instagram, yang entah lucunya di mana.

65 komentar:

  1. Yoi, Vin. Kalem aja. Haters itu fans yang munafik. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, kayak kata gue. Maafin aja, ajak ke tempat sepi. Terus... :))

      Hapus
  2. Balasan
    1. Bener sih komen, tapi komennya.... Ternyata Acen itu :|

      Hapus
  3. Kalo kata salah satu tokoh, Jangan anggap sebelah mata musuhmu, karena mereka yang tahu kelemahanmu. Keren gak gue? Kalo nggak salah sih yang ngomong gitu Ir. Soekarno.

    BalasHapus
  4. Hmm, sabar aja, Vin.
    Semakin lo banyak haters, semakin lo sukses nantinya.
    Kalau kata deddy corbuzier: Haters itu adalah orang yang gak pernah ada didepan kita. So, keep calm aja. Hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Lain kali kalo ada haters mah cuekin aja :))

      Hapus
  5. tanpa hater, kesuksesan seseorang gak akan berarti vin. jadi, hargai haters. biarkan mereka tetap jadi haters, biar lo tambah tenar. *devilsmile*

    BalasHapus
  6. Uda vin. Iri kali sama lu tuh --" hadoh hadohh

    BalasHapus
  7. Haha, pasti tweet tadi ya pemicunya, yang bilangin kalau lo ngikut-ngikut Raditya Dika. Cuekin aja ocehan nggak penting kayak gitu. Belum tentu dia bisa bikin blog keren kayak gini kan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, kurang referensi dia.. :)

      Hapus
    2. Ya wajar aja, kalo blog yang aliran komedia semuanya ampir sama, mulai Raditya Dika, Alitt, dsb. Masak blog komedi nirunya Juwita Bahar.

      Hapus
    3. Nggak juga. Setiap blog menurut gue punya keunikan sendiri. Dan, gue nggak bilang blog gue komedi.

      Hapus
  8. Cieeee Haters Kevin makin banyak.. cieeeee... itu tandanya lo makin sukses vin... semoga semakin sukses terus ya vin.. berarti siap-siap juga semakin banyak haters lo. mueheheh

    BalasHapus
  9. pesen haters 2 vin. yang pedes ya. jangan pake cabe.

    BalasHapus
  10. iya, Vin, bener, habisin....kalo makan :))

    BalasHapus
  11. Kadang sih vin emang haters tu bikin greget bawaanya.. mau lawan tp percuma haha.. tp tanpa haters rasanya jg hampa wkwk

    BalasHapus
  12. Iyap, setubuh. Bahkan orang sebaik nabi pun masih punya musuh, kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mau sebaik-sebenar apapun pasti ada aja yang nyari kesalahannya..

      Hapus
  13. fans ato haters itu sama2 berjasa buat kita.. Fans itu tugasnya mengapresiasi karya ato prestasi kita, sementara kalo si Haters tugasnya mencari-cari kesalahan kita supaya kita bisa lebih "berbenah diri" dan "menjadi lebih baik"..

    Salam Pramuka #Eh :p

    BalasHapus
  14. Sadap, haters itu kan sebagian dari iman (?)

    BalasHapus
  15. bener banget vin, haters adalah fans yang tertunda haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, sama aja kayak fans, cuman caranya salah..

      Hapus
  16. Balasan
    1. Yeah. Buy a sword, name it "kindness", and kill your haters with kindness. :))

      Hapus
    2. gile.. bukan itumah maksud gue -_-

      Hapus
  17. Vin, postingan ini gue dedikasikan untuk lo :) http://justceloteh.blogspot.com/2013/12/inspirasi-untuk-nge-blog.html

    BalasHapus
  18. Tanpa ada haters, nggak akan ada konflik yang bikin lo terkenal :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, tapi gue nggak mau terkenal gara-gara konflik. Gue pengennya dikenal karena karya.

      Hapus
  19. Sekali lagi haters itu fans yang tertunda, yap!

    BalasHapus
  20. Syukuri aja :D
    Banyak haters, banyak rezeki (?) *eh *apaiya

    BalasHapus
  21. Hukum alam kali Vin. gue belum terkenal aja ada haters, apalagi terkenal. (entah kapan gue terkenal.)

    BalasHapus
  22. bener banget.. kalo punya haters berarti patut berbangga.. setidaknya ada orang yang mehatiin kita banget.. hahahaha

    BalasHapus
  23. Buat haters yang ada diluar sana satu kata buat lo "NGACA DULU DEH!!!" :D

    BalasHapus
  24. Keep calm and keep unyu, vin :D

    BalasHapus
  25. Haters adalah lovers dengan cara yang salah. xD

    BalasHapus
  26. Gw gk punya haters nih. Mau donkkk. Haters-sin gue kek

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik gue adalah haters lo mulai sekarang wkwkwkwkwkwkwkkwkwk masa dibilang kill with kindness malah disuruh beli pedang lalu ditulisi kindness. Lalu bunuh hatersnya tapi jangan bunuh gue

      Hapus
  27. sabar aja kak. tu haters kan pada sirik sirik :p

    BalasHapus

Terima kasih atas waktunya. Kevin Anggara (@kevinchoc).