Write a letter to a close friend that you lost contact with

Bingung. Gue nggak ngerasa punya teman dekat yang lost contact karena semua teman dekat gue pasti masih kontakan. Jadi kalo lu merasa hilang kontak, mungkin kita nggak sedekat itu?

 

Bahkan gue masih sering main Valorant bareng salah satu temen SD gue, itu termasuk teman yang cukup lama bukan? Tapi ya, kedekatan itu nggak bisa diukur dari durasi. Gue coba mengingat siapa yang dimaksud, nggak ketemu juga. Jadi, gue nulis apaan dong, nih?

 

Pertemanan? Coba, ya.

 

Sebagai content creator yang dulu sempat tinggal satu komplek sama Edho Zell, gue selalu ditanya-tanya, “Kalian kan tetanggaan, kok jarang ke rumah buat collab?” Kebayang ko Edho lagi mau nyuapin makan siang anaknya terus tiba-tiba gue ke rumahnya buat ngerekam terus langsung pulang. Nggak gitu, dong?

 

Jawabannya ya karena nggak ada topik yang mau dibahas bersama. Untuk kolaborasi, kan bukan hanya soal satu frame barengan. Tapi apa, tuh? Gue mancing sendiri, tapi nggak nemu jawaban yang lucu. To clarify, kami berdua nggak ada masalah dan berhubungan baik juga.

 

Bahas apa lagi, ya? Teman yang minjem duit terus nggak balikin?

 

Oh, ada dong, tapi nggak penting.

 

Mungkin bisa baca tulisan kemarin di Day 10 soal a friend who never left your side. Lebih penting dan lebih panjang isinya. Sembari menulis ini, gue tetap berusaha mengingat siapa lagi nama teman-teman gue yang dimaksud, tapi masih nggak ketemu. Mungkin karena teman gue sedikit. Gue juga sadar bahwa pertemanan itu bukan kompetisi yang harus banyak-banyakan, tapi apa, tuh?

 

Gue mancing lagi, tapi masih nggak nemu jawaban yang lucu.

 

Untuk menutup, mending gue kasih pesan-pesan aja buat teman-teman dan yang merasa teman gue: semoga kita tetap berteman, walaupun gue atau kalian pernah datang pas ada butuhnya aja, tapi memang begitu seharusnya, kan? Itu berarti gue atau kalian nggak buang-buang waktu kalo datang pas nggak ada butuhnya. Ngapain datang kalo nggak butuh apa-apa? Minimal, bisa lah kalo butuh teman ngobrol aja.

Tulisan ini adalah bagian dari 30 Day Writing Challenge, di mana gue akan menantang diri sendiri untuk menulis dari topik-topik yang sudah disiapkan selama 30 hari penuh.

Mau dapet email setiap ada postingan baru?


This Post Has 4 Comments

  1. Gladyz

    Fotonya bagus

  2. Scent

    Maaf oot, tapi logat lo yang kadang ngeselin, yang kebawa sampai di tulisan-tulisan lo itu, dapet dari mana, sih?

    1. Kevin

      Entahlah, hebat juga ya tulisan gue ada logatnya.

  3. Yuri

    Tapi logat itu sih yg jd ciri khas dan keunikan lo. Anehnya tiap baca tulisan kevin, yg terngiang di kepala gue itu suara lo seolah lagi ngomong di depan gue haha

Leave a Reply