What is the first wish you want to make if you are granted three wishes?

 

 

Enaknya punya tujuan hidup atau keinginan nggak muluk-muluk itu adalah gue bisa lebih menikmati setiap menit waktu gue dengan lebih tenang. Termasuk ketika mendapatkan pertanyaan pada topik hari ini. Sayangnya gue bukan Aladdin, makanya gue nggak akan minta jadi pangeran karena pengin hidup biasa-biasa aja. Tapi, namanya juga berandai-andai, ya.

 

Permintaan pertama gue bisa dibilang lebih masuk akal dan nggak muluk-muluk: pengin melihat One Piece tamat. Kentang bukan rasanya mengikuti sebuah cerita yang panjang, tapi nggak tau ending-nya kayak gimana? Biar hidup gue lengkap, kayaknya gue perlu tau nanti ending One Piece kayak gimana.

 

Perjalanan gue mengikuti cerita One Piece itu baru dimulai awal tahun 2020, di mana pandemi membuat banyak orang di rumah aja. Terlalu malas untuk membuat kopi Dalgona, gue memutuskan untuk maraton One Piece (baca manga) dari 0 sampe chapter yang masih on-going, waktu itu baru 900 sekian, hampir 1.000. Pernah ada satu hari di mana gue genap membaca 100 chapter.

 

Keesokan harinya gue nggak tau bangun jam berapa.

 

Awalnya mungkin ada sedikit rasa malas melihat cerita yang chapter-nya udah ratusan, tapi gue tau cerita dengan chapter yang banyak itu, apa lagi dengan nama sebesar One Piece, bisa tetap berlanjut sampe sekarang pasti punya alasannya tersendiri.

 

Gue mengikuti petualangan Luffy dan mulai “masuk” ke cereitanya di arc Arabasta. Berlanjut ke Skypiea. Nggak cukup sampe situ, masuk ke Water 7. Masuk lebih dalam ke Thriller Bark. Check point di Marineford. Time skip, waktunya gue istirahat. Setelah energi terkumpul, berlayar ke Fish-Man Island. Berpetualang ke Dressrosa. Semua perjalanan itu mengantarkan gue ke lokasi misi yang berlangsung saat ini, Wano.

 

Semakin dekat dengan One Piece, tapi belum ada tanda-tanda akan tamat. Jadi, itu dia permintaan pertama gue kalo dikasih tiga permintaan: melihat One Piece tamat.

 

Yah, namanya juga berandai-andai.

Tulisan ini adalah bagian dari 30 Day Writing Challenge, di mana gue akan menantang diri sendiri untuk menulis dari topik-topik yang sudah disiapkan selama 30 hari penuh.

Mau dapet email setiap ada postingan baru?


This Post Has 2 Comments

  1. Tyar

    Will be happened, for sure

  2. Sekar

    Tukang bubur naik haji aja tamat bang. Tenang aja.

Leave a Reply