Where do you wish to travel next?

Terakhir kali gue ke Jepang itu di awal tahun 2020, sebelum pandemi menyerang dunia. Sekarang, paspor gue udah mati karena nggak gue perpanjang (alasannya belum bisa ke luar negeri dalam waktu dekat dan malas ke luar rumah). Begitu nanti gue bikin paspor lagi, tahun depan mungkin, udah pasti destinasi luar negeri yang pertama kali gue incar adalah: Jepang. Lagi. Betul, nggak salah baca.


Buat wibu dan pencinta Jepang seperti gue, bisa pergi Jepang itu ibarat… you know. Sebuah ibadah dan ritual suci yang jarang-jarang bisa gue nikmati.


Mungkin destinasi yang gue akan datangi bukan Kyoto lagi, tapi yang belum pernah gue datangi saat ke Jepang sebelumnya. Beberapa destinasinya adalah:


Shirakawa-go. Sebuah desa di prefektur Gifu yang pemandangannya di musim dingin nggak kalah cantik dengan di musim gugur. Dari empat musim yang ada, favorit gue adalah musim gugur karena mata gue bisa dimanjakan oleh warna-warni daun yang mulai berjatuhan. Udara di musim gugur juga sejuk, tapi nggak menusuk seperti saat musim dingin dan turun salju. Masih cocok untuk berjalan-jalan santai tanpa khawatir akan kedinginan. Gue udah menonton cukup banyak vlog dan melihat foto-foto orang lain yang pergi ke daerah ini, lalu memutuskan berikutnya gue harus pergi ke tempat ini.


Hiroshima. Kota bersejarah yang dijatuhi bom atom oleh Amerika saat perang dunia ke-2. Gue dan Louis udah punya rencana untuk pergi ke kota ini saat ke Jepang bareng yang berikutnya. Selain mengunjungi monumen dan bangunan bersejarahnya, kami juga akan mencoba makanan khas di daerah ini dan berjalan-jalan, tergantung arah angin.


Ketika gue bilang berjalan-jalan, maksudnya adalah berjalan kaki sampe nyasar dan mendokumentasikannya alih-alih kami nggak bisa pulang dan tersasar sampe Laut Cina Selatan.


Wakkanai. Kota paling utara di Jepang, terletak di pulau Hokkaido. Terakhir kali mengunjungi Hokkaido pada tahun 2019, gue dan Louis sempat iseng nyeletuk, “Udah di Hokkaido, tanggung nih. Wakkanai, lah~”


Perjalanan dari Hokkaido ke Wakkanai bisa memakan waktu lebih dari 5 jam. Itu baru sekali jalan, belum pulangnya. Next, berarti gue harus menyiapkan waktu lebih banyak sebelum memutuskan pergi ke sini. Perkara nanti di Wakkanai ngapain, belakangan. Nyampe aja dulu.


Cat Island, Tashirojima. Sebuah pulau kecil di sebelah tenggara prefektur Miyagi. Tempat di mana populasi kucing lebih banyak ketimbang manusia. Jauh-jauh ke Jepang, maksud gue, spesifiknya sebuah pulau kecil di Jepang, untuk melihat kucing. Semoga dewa kucing mengabulkan keinginan gue.


Semua yang gue tulis di atas adalah tempat yang nggak pernah gue kunjungi ketika pergi ke Jepang. Destinasi selain Jepang? Hmm.. coba gue pikirkan sebentar. Susah juga, ya. Hmm..


Mungkin hanya satu tempat ini. Tempat yang gue tau dari langganana majalah Bobo sejak SD. Tempat yang menurut gue aneh, unik, tapi keren, tapi kok bisa ya ada tempat kayak gini?


Machu Picchu, Peru.

Tulisan ini adalah bagian dari 30 Day Writing Challenge, di mana gue akan menantang diri sendiri untuk menulis dari topik-topik yang sudah disiapkan selama 30 hari penuh.

Mau dapet email setiap ada postingan baru?


This Post Has 11 Comments

  1. Fathi

    Wibu akut

  2. Frida

    Bang, itu di paragraf kedua dari bawah, kalimat terakhir, maksudnya “susah juga, ya.”, ya?
    Ini beneran nanya yee.. bukan mau sok-sokan ngoreksi.

    1. Kevin

      Betul, barusan gue benerin. Tengkyu.

  3. Hida

    Wah! Saya juga ngincar banget salah satu daerah di prefektur Gifu. Sebuah kota yang populer dikenal sebagai Hida-Takayama.

    Semoga pandemi cepet usai, yak. Biar bisa bebas berpergian. Aamiin.

    1. Kevin

      Semoga kesampean nanti bisa ke sini~

  4. Salma FW

    Shirakawa go!! Entah kenapa langsung excited pas baca daerah cakep bgt itu jadi destinasi pertama, can relate bgt liat konten2 di sana jadi bikin pgn ke sana langsung. Semoga bisa segera kesampaian ya bang pergi ke destinasi2 impiannya!

  5. Liyon Primadani

    pernah kepikiran enggak lo vin buat stay aja dijepang ? daripada lu mondar-mandir indo-jepang

    1. Kevin

      Nggak, nanti kalo stay di Jepang bingung mau liburannya ke mana lagi soalnya udah di Jepang.

  6. Akira T

    Senpai, kalau ke Jepang aku ada saran makanyan. Kalau pas April-Mei yang lagi asik asiknya Hanami gitu enaknya makan jajanyan festival kayak Yakitori atau Taiyaki kalau Senpai suka kacang. Kalau pas musim dingin(冬) pas buat cobain Nabe di Gyukaku / tempat lain / kalau eman niat bikin sendiri nyan. Trus coba Trekking gitu kayak Yuru Camp gitu. Manatau di footagenyan ada Honshu Wolf trus direview sama Forrest Galante (nyahaha). Trus kalo mampir di Ministop (bukan Miniso) di Chibā beli sneknya banyakan ya (笑笑).
    Oiya jangan ke Shibuya. Itu bukan Jepang

  7. Digitulis

    Saat ini gw baru di tahap ngayal dan nabung aja. Mudah-mudahan bisa ke Jepang kaya lo dalam waktu deket.

Leave a Reply