25 September 2013
Bangun-bangun, gue masih ada di pesiar. Nanti, sekitar pukul 01.00 siang, pesiar dengan nama SuperStar Virgo ini akan mendarat kembali di Harbour Front. Gue masih sempet sarapan seperti biasa di lantai 12. Menikmati makanan yang disediakan sambil ngeliat matahari terbit. Habis itu, ngelilingin pesiar dan foto-foto. Sementara yang lain tetap di casino. Pas balik ke kamar, gue beres-beres barang bawaan karena bentar lagi pesiar akan mendarat.

Sesampainya di Harbour Front, gue langsung menuju pintu keluar karena akan dijemput. Jemputannya akan membawa gue ke Marina Bay. Kakak sepupu gue yang nggak ikut naik pesiar udah bersiap-siap mau ke Marina Bay juga. Waktu gue di sini tinggal dua hari, yang berarti gue harus bener-bener menikmatinya dengan baik. Jarang-jarang juga liburan ke sini.

Mobil jemputan udah memasuki daerah Marina Bay dan sebentar lagi kami akan sampe.

Begitu berhenti di sebuah bangunan yang ternyata itu adalah hotelnya, pintu mobil langsung dibukain oleh seorang penjaga hotel. Kami langsung masuk untuk check-in. Gue yang baru nyadar akan nginep di sini selama dua hari langsung kaget. Kaget karena hotelnya gede banget, men. Lagi asik foto-foto, handphone gue tiba-tiba terkoneksi sama WiFi hotel ini. Oooh, namanya Marina Bay Sands Hotel toh. Speed internetnya oke juga, nih.  Tapi masih cepetan Bolt! gue, sih.

Nggak berapa lama kemudian, kakak sepupu gue yang kembar udah nyampe. Kami semua langsung naik ke atas, menuju kamar. Mau naik lift-nya aja harus pake sebuah kartu gitu. Semacam access card juga, yang dipake buat masuk ke kamar dan naik ke lift. Kalo nggak pake kartu tersebut, tombol angka di dalem lift-nya itu nggak bisa dipencet. Jadi kalo lupa bawa kartu, bukan cuma nggak bisa masuk kamar, mau naik lift juga nggak bisa.

Nah, sesampainya di kamar, nggak usah takut dan bingung mau tidur di mana, karena kamarnya itu gede. Ada dua ranjang besar yang muat untuk dua orang, sebuah sofa, TV LCD, dan dua bangku kecil yang nyaman buat didudukin. Kamar mandinya juga nggak kalah gede. Ada bathtub, dua wastafel yang bisa dipake buat nyuci baju, dan dua ruangan kecil buat showeran serta menuntaskan hasrat BAB. Ini foto kamarnya pas malem hari:

Marina Bay Sands Hotel

“Berenang yuk, di atas,” kata kakak sepupu gue.

Saudara kembarnya yang satu lagi males dan memilih buat tidur dulu. “Ntar aja,” jawabnya.

Kemudian mereka berdua tidur dan nyuruh gue bangunin sekitar pukul 04.00 sore nanti.

***

Oke, udah pukul 04.00 dan waktunya berenang di atas. Kami semua naik ke sebuah lobi di lantai 55. Hotel ini punya tiga bangunan, jadi kalo mau ke lantai 57 (tempat kolam renang dengan sebutan Infinity Pool ini berada), kita harus naik lewat sini. Nggak bisa langsung ke lantai 57. Nah, pas mau naik lift, ada persyaratannya juga. Kami harus memakai sebuah gelang berwarna pink yang didapat pas check-in tadi. Kebetulan, kami sekarang ada enam orang, dan gelangnya cuman tiga. Sisanya, ada di kamar. Terpaksa, harus balik lagi.

Pas udah lengkap, kami langsung naik ke lantai 57 yang biasa disebut dengan Sands Sky Park. Awalnya, gue emang nggak pengin berenang, makanya nggak bawa celana renang. Selain alasan nggak jago berenang, alasan lain yang gue keluarkan adalah dingin. Jadi, cuman kakak sepupu gue yang ngajakin berenang tadi yang bawa. Sisanya, nggak bawa. Emang ya, penyesalan datengnya belakangan. Pas ngeliat kolam renangnya, gue sempet bengong dulu. Dan secara tiba-tiba, gue langsung girang dan bilang dalem hati, “Pokoknya gue harus berenang di sini!”

Iya, gimana gue nggak berubah pikiran pas ngeliat kolam renangnya kayak gini:

Marina Bay Sands Hotel

Tapi gue baru inget nggak bawa celana renang ke atas. Terpaksa balik lagi.


Dua kali bolak-balik, demi berenang.


***

Celana renang yang kependekan nggak membuat gue berubah pikiran. Gue tetep harus berenang di sini. Setelah sampe lagi di atas, buru-buru deh gue lepasin baju dan celana, terus nyebur. Sambil bawa handphone, karena pengin foto-foto. Hehe. Hehehe.


Marina Bay Sands Hotel - Infinity Pool

Marina Bay Sands Hotel

Marina Bay Sands Hotel

Nggak usah malu, karena kebanyakan turis di sini juga dateng dengan tujuan foto-foto. Berenang mah belakangan. Gue juga gitu. Pas lagi ada di infinity pool ini, orang-orang pasti penasaran dan langsung menuju ke ujung kolam renang. Pengin liat, gimana sih ujungnya ini? Ternyata nggak serem-serem banget.

Marina Bay Sands Hotel

Ujung kolam renang ini emang tempat yang view-nya paling bagus buat dipake foto-foto. Dengan latar belakang bangunan-bangunan di Singapore, gue serasa berenang di atas langit.


Marina Bay Sands Hotel

Buat yang nggak bisa berenang, tenang aja. Infinity pool ini tingginya nggak lebih dari 1,2 meter. Buat jalan sampe ke ujung bisa lah. Habis itu, foto-foto deh. Nah, setelah puas foto-foto, gue ngerasain dong yang namanya berenang di sini. Sebelumnya handphone dan kacamata ditaro dulu. Oiya, orang-orang yang boleh berenang di sini itu cuman orang yang nginep. Tamu-tamu boleh sih naik, tapi setau gue bayar. Itu juga nggak boleh berenang.


Marina Bay Sands Hotel

Puas berenang di atas langit, gue mengistirahatkan badan di tempat pemandian air panas. Letaknya nggak jauh dari infinity pool. Tinggal duduk, ngerasain deh badan serasa dipijet-pijet. Sambil ngeliat pemandangan laut yang dihiasi oleh kapal-kapal yang dateng dan pergi.


***

Malamnya, setelah mandi dan ganti baju, kami pergi mencari makan di daerah sekitar Chinatown. Makan di foodcourt sebuah mall yang gue nggak tau namanya. Tapi yang gue tau, gue kenyang banget. Lalu, kami belanja makanan ringan buat di hotel nanti. Habis itu, balik ke hotel. Yang lain ke casino di dalam hotel, gue lanjut ke kamar. Iya, hotel Marina Bay Sands itu gede banget. Casino, mall, restoran, sampe tempat nongkrong, semuanya ada.

Gue naik lift sendiri. Sesampainya di lantai atas, tempat kamar gue berada, gue ngeliat ke jendela kaca yang ada di sebelah lift. Sebuah pemandangan cantik tersaji di depan mata gue. Kota Singapore di malam hari, penuh tebaran lampu dan cahaya warna-warni. Walaupun udah malam, kota ini terasa masih hidup. Pemandangan ini nggak gue lewatkan begitu aja. Gue ngeluarin handphone, kemudian mengabadikan foto kota Singapore di malam hari.

Marina Bay Sands Hotel

Mau dapet email setiap ada postingan baru?


This Post Has 44 Comments

      1. Unknown

        Poto-in atu atu vin, awhh Japanese..

  1. Rahmanucup

    Postingan lo bulan ini itu postingan terkampret2, Vin.. Bikin envy parah,.. Udah vin.. Udah…. Ihiks..

  2. Unknown

    "Berenang di Atas Langit" <– Dari judulnya, gue kira lu bakal berenang di surga vin hahaha
    Tapi tempatnya emang beneran kayak surga, yee.
    Btw, kok lu ceking amat vin? :)) *disiram air kolam*

    1. Kevin Anggara

      Haha, nyoba berenang di sana kayak berenang di atas langit. Tinggi! Hahaha

  3. Dhika

    Berenang di Atlantis Ancol aja gue norak banget. Apalagi berenang di Singapura ya? Mungkin gue nggak mau pulang.

  4. Unknown

    gila, keren……………… renang berapa jam vin?

  5. Admin

    Enak bgt vin. Jalan2 mulu…

  6. sasha

    ngiler aku jadinya… kak :3

Leave a Reply